Rabu, 15 Januari 2014

Aku Rasa Dulu

aku tidak ingin menjadi buih yang dihantarkan ombak untuk dibenturkan kepada pantai
aku hanya ingin menjadi air yang menempel di bibir labirin gua yang menetes sendiri tiap hari untuk memecah karang...

bila kau bertanya sesabar apa aku menunggu
tanyalah pada hatimu seberapa ikhlas kau menerima

bila kau ragu pada sebuah keyakinan
lantas hal apa yang pantas dapat kau percaya

bila janji telah terucap
mengapa harus mendua???

aku pernah dalam situasi yang sama
dengan berjuta kecewa dan air mata

aku merasakan yang dia rasa
maka hanya diam sikap yang bijaksana

aku menunggumu bukanlah atas kehendakku
aku menunggumu karena aku memang harus menunggu
setiap detik dengan kecewa, setiap hari dengan sejuta tanda tanya
apabila esok ada pertanda segeralah, segeralah aku tidak memaksa...

aku merasa yang dia rasa
saat saja itu, bila saat ini kau bertindak sama
bagiku cukup kata "tidak" yang dapat melebur duka dan kecewa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar