Selamat Membaca !
Dian Ayu Pratiwi
Selasa, 08 Maret 2016
Jumat, 20 Februari 2015
Cintai alam sepenuh hati agar bumi bernafas kembali
Pagi ini saya tak henti mengucap syukur atas semua kesempatan yang telah Engkau berikan kepadaku , terimakasih sampai hari ini aku masih diberikan kesehatan yang sangat luar biasa pagi ini aku harus berjuang untuk pertandingan Tenis Meja antar Dinas Se-kabupaten Bogor , lalu siang aku harus bisa sampai lagi ke Kantor UPT Ciawi untuk melakukan wawancara bersama beberapa media setelah itu akan melakukan pendataan terhadap wajib pajak baru yang ada di sekitar wilayah kerja , dan terakhir akan di tutup dengan persiapan berangkat ke " Cikuraaay " BISMILLAH .......
Alhamdulillah selalu mengucap syukur atas apapun yang telah engkau berikan kepada ku , maka nikmat manalah yang engkau dustakan :) ...
Sadar diri keadaan cuaca saat ini sedang dilanda musim hujan , tapi insyallah aku yakin dan selalu berharap Allah akan melindungi aku dan kawan-kawan karena ini bukan suatau paksaan yang kami lakukan , melainkan waktu yang susah untuk bisa kami hanya sekedar bertegur sapa dengan Alam , Karena kami satu sama lain mempunyai kesibukan yang sangat berbeda , ada yang bekerja , ada yang kuliah , ada yang bekerja sambil kuliah ya yaitu aku ini hehe super sekali tenaga nya harus punya enegri yang dua kali lipat lebih besar dari teman-teman , harus punya semangat dua kali juga dan harus punya impian dan tujuan hidup untuk masa depan .
Sarah : Banyak yang bertanya kenapa sih kamu ngelakuin 2 hal yang dua dua nya itu sangat besar tanggung jawab nya ?
Dian : aku cuma tersenyum dan berkata , ya nama nya juga hidup ya kita nikmatin alur yang di kasih Allah toh kita ini cuma pemeran yang allah berikan untuk memainkan segala perintah nya , kenapa aku memilih bekerja sambil kuliah karna aku sadar kalau aku tidak bekerja aku akan sangat membebani kedua orang tua dan akhirnya aku pun memutuskan untuk mandiri dan bekerja demi masa depan dan orang tua tersayang .
Dari situlah aku sadar betapa berharga nya waktu di dunia ini , karena kita hanya mahkluk ciptaan Allah yang cuma mampir untuk sementara , jadi kita sebagai pemeran nya harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah engkau berikan kepada kita . Alam yang begitu luas , keindahan sekitar yang begitu megah yang akan selalu menjadi kenangan terindah dari hidup kita semua .
Dan banyak yang bertanya kenapa kamu suka menyatu dengan alam , kenapa kamu suka mendaki yang biasanya kebanyakan laki-laki yang melakukannya ?
karena menurut saya mendaki itu bukan suatu hal yang harus kita takutin , yang ada dengan kita bisa mengenal alam bebas di luar kita bisa mengetahui sejauh mana kita bisa menghargai ciptaannya , dan saya sangat enjoy dan bahagia sekali bisa menjadi salah satu wanita yang sangat bisa menyapa alam secara langsung dengan hembusan angin yang begitu romantis yang selalu kita dengar .
Di bawah atap rumah Allah aku bersimpuh kepadamu , atas segala nikmat yang engkau berikan kepadaku sampai saat ini . Semoga kita bisa menjadi Mahkluk yang berguna di dunia dan di akhirat kelak amin .
" Cintai alam sepenuh hati agar bumi bernafas kembali -- Belantara Indonesia "
Rabu, 03 Desember 2014
RAHASIA JODOH
Maha Suci Tuhan Semesta Alam...
Ketahuilah bahwasanya
Jodoh memang rahasia ilahi . Seperti disebutkan dalam hadits Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu , di saat manusia masih berada dalam perut ibunya, “Kemudian diperintahkan malaikat untuk menuliskan rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, kebahagiaan atau kesengsaraannya…”
Jodoh, termasuk rezeki seseorang. Jadi memang sudah ditentukan oleh Allah semenjak manusia belum diciptakan, dan sudah ditulis di Lauh Mahfuz . Dalam hal ini, kita tidak diperintahkan untuk memikirkan tentang takdir tersebut, tapi hanya diperintahkan untuk berusaha.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Beramallah, masing-masing akan dimudahkan melakukan apa telah dituliskan baginya .” (HR Muslim).
Sebenarnya, berusaha atau tidak berusaha, jodoh sudah ditetapkan. Tapi masalahnya bukan itu. Bahwa kita tetaplah dianggap berbuat keliru, bila kita tidak berusaha. Yang dituntut oleh Allah dari kita adalah upaya, ikhtiar dan niat baik. Jodoh tetap Allah yang menentukan. Jadi soal jodoh, rezeki dan takdir kita tidak berhak mengurusnya, tapi kita hanya diperintahkan untuk berusaha. Dengan upaya yang benar dan niat yang bersih itulah, kita akan diberi pahala. Hasilnya, Allah yang menentukan.
Semakin dekat dengan Allah, kita akan semakin memperoleh ketenangan batin yang sejati.
Sekali lagi, persoalan jodoh berada di tangan Allah, kita hanya diperintahkan untuk berusaha. Selama kita menjaga kehormatan, mengetahui rambu-rambu dalam bergaul dan berupaya memperbaiki diri, insya Allah, kita akan mendapatkan jodoh yang sesuai dengan harapan.
Wanita baik akan dipertemukan dengan pria yang baik dan begitupun sebaliknya. Asalkan niat tulus selalu dijaga. Peliharalah kualitas ibadah, dan tingkatkan dari waktu ke waktu.Sehingga saat pernikahan tiba, kita dalam kondisi iman terbaik, dan pilihan kita juga lebih didasari oleh luapan iman, bukan desakan nafsu dan syahwat.
Ketika seseorang terlambat mendapatkan jodoh, semua sudah suratan dari Allah. Soal kekeliruan, kelalaian, atau keteledoran, itu semua hanya jalannya saja. Jalan yang menyebabkan kita kesulitan mendapatkan jodoh. Kalau itu kita lakukan dengan sengaja, kita berkewajiban bertaubat. Taubat itu sudah menghapus segalanya, bila dilakukan dengan tulus. Dan dengan taubat, pengalaman masa lalu (meskipun pengalaman maksiat) menjadi pelajaran berharga.
Setidaknya, agar kita lebih berhati-hati terhadap bujuk rayu iblis. Agar kita juga menjaga anak keturunan kita kelak, untuk tidak terjerumus ke dalam kesalahan yang sama. Dan bisa jadi, Allah menyimpan jodoh yang paling layak untuk kita, yang paling mampu memberikan kebahagiaan di dunia dan akhirat, yang jodoh itu tidak bisa didapatkan kalau kita mencarinya di waktu dulu. Artinya, keterlambatan itu bisa jadi membawa hikmah besar. Hikmah yang muncul, karena kita bertaubat mendekatkan diri kepadaNya semata-mata yang Maha Mengtaqdirkan Jodoh. Insya Allah...
--Bayangan--
Dalam kehidupan fatamorgana
Langkah kaki menapak dengan pastinya
Menyusuri tiap jengkal peristiwa
Mengharap indahnya permata surga
Di sinilah seorang anak berpijak
Mencari jejak orang-orang yang bijak
Menghadapi kuatnya gelombang-gelombang ombak
Merelakan kemewahan demi menjadi seorang budak
Apa yang kamu harapkan?
Di mana kamu akan tinggal?
Siapa yang kamu jadikan panutan?
Bagaimana dengan dunia kenyataan?
Menyesaki otak dan rongga-rongga jiwanya
Menjadikan sakit oleh deritanya
Menghancurkan semua ilusi dalam hasratnya
Menghilangkan permata dunia hatinya
Sadarlah .. dia bukanlah bayangan
Dia pun tidak pantas menjadi sebuah bayangan
Walaupun seakan wajahnya berupa bayangan
Namun, kelak nanti dia tidaklah lagi bayangan
Melangkah atau bahkan berlarilah
Sedih atau bahkan menangislah
Sujud atau bahkan menghambalah
Minta atau bahkan mengemislah
Ini bukan.. bukanlah bayangan semata
Ini pun juga bukan angan-angan dalam jiwa
Nanti.. kamu sendiri akan dapat merasakannya
Bayanganmu selama ini akan menjadi kenyataan yang berharga
Sumber: www.dakwatuna.com
Langkah kaki menapak dengan pastinya
Menyusuri tiap jengkal peristiwa
Mengharap indahnya permata surga
Di sinilah seorang anak berpijak
Mencari jejak orang-orang yang bijak
Menghadapi kuatnya gelombang-gelombang ombak
Merelakan kemewahan demi menjadi seorang budak
Apa yang kamu harapkan?
Di mana kamu akan tinggal?
Siapa yang kamu jadikan panutan?
Bagaimana dengan dunia kenyataan?
Menyesaki otak dan rongga-rongga jiwanya
Menjadikan sakit oleh deritanya
Menghancurkan semua ilusi dalam hasratnya
Menghilangkan permata dunia hatinya
Sadarlah .. dia bukanlah bayangan
Dia pun tidak pantas menjadi sebuah bayangan
Walaupun seakan wajahnya berupa bayangan
Namun, kelak nanti dia tidaklah lagi bayangan
Melangkah atau bahkan berlarilah
Sedih atau bahkan menangislah
Sujud atau bahkan menghambalah
Minta atau bahkan mengemislah
Ini bukan.. bukanlah bayangan semata
Ini pun juga bukan angan-angan dalam jiwa
Nanti.. kamu sendiri akan dapat merasakannya
Bayanganmu selama ini akan menjadi kenyataan yang berharga
Sumber: www.dakwatuna.com
MAMA
Dia adalah sahabatku. Dia adalah Perempuan yg berkata "Tiap inci tubuhmu
adalah keindahan. laksana kertas putih dan beraih. tangan laki2 adalah
lumpur yg kotor. jgn biarkan tangan itu menyentuhmu kecuali dia telah mensucikannya dgn Mahar dan Ijab Kabul"
Dia adalah Perempuan yg berkata "Kamu adalah Ratu yg lengkap dgn mahkota bertaburkan intan dan berlian. laki2 adalah penyamun yg memiliki segala macam cara untuk merenggut mahkota itu darimu. lindungilah dgn rasa malu dan takut terhadap-Nya"
Dia adalah Perempuan yg berkata "Seberapapun hebatnya km, kelak laki2 adalah pemimpin dlm mengarungi samudra rumah tangga. sekolahlah setinggi mungkin tp km adalah perempuan yg kelak menjadi ibu, mengurus anak, dan membuat semangkuk sup untuk suamimu. boleh jd nnti penghasilanmu jauh lbh besar darinya, tetapi dlm rumah tangga kalian adalah satu kesatuan. hargai dan hormati dia
Dia adalah Perempuan yg berkata "Kamu adalah Ratu yg lengkap dgn mahkota bertaburkan intan dan berlian. laki2 adalah penyamun yg memiliki segala macam cara untuk merenggut mahkota itu darimu. lindungilah dgn rasa malu dan takut terhadap-Nya"
Dia adalah Perempuan yg berkata "Seberapapun hebatnya km, kelak laki2 adalah pemimpin dlm mengarungi samudra rumah tangga. sekolahlah setinggi mungkin tp km adalah perempuan yg kelak menjadi ibu, mengurus anak, dan membuat semangkuk sup untuk suamimu. boleh jd nnti penghasilanmu jauh lbh besar darinya, tetapi dlm rumah tangga kalian adalah satu kesatuan. hargai dan hormati dia
Kamis, 02 Oktober 2014
Mendadak "Bromo"
awal nya si gue ragu banget mau ikut acara ke bromo ini , karena gue mikir gada yang kenal dan cuma om fai yang gue kenal karena dia yang ngajak gue kesana .... nah sehari sebelum berangkat baru lah gue memutuskan untu "OK" ikut karena memang gue pengen banget pergi kesana , dengan sok berani akhirnya gue izin ke orang tua dan Alhamdulillah di kasi lampu hijau heheh senangnya , awalnya gue ragu buat dikasi izin karena gue lagi sering ngerasin sakit tulang gitu tapi alhamdulillah banget gue dikasih kepercayaan buat pergi .
Action gue sebelum berangkat
Tanggal 29 Agustus lah hari yang ditunggu tunggu dan tepat pukul 09.00
gue memutuskan untuk pergi menuju terminal ciawi untuk ketemu om fai
kerena kita janjian disan untuk langsung menuju stasiun senen yang akan
membawa kita berangkat ke kota malang . Setibanya si stasiun senen ternyata kita datang paling pertama dan Zonk
semua anggota belum pada dateng , akhirnya kita memutuskan untuk
menunggu di ruang tunggu , dan waktu dzuhur pun tiba kita dan akhirnya
teman-teman rombongan datang juga dan satu pun ga ada yang gue kenal
syedihnya hehe . Berangkatlah kita menuju kota malang sepanajang di
perjalanan kereta gue ngerasa asing karena bukan gue banget yang sok
diem diem gitu hehe , karena gue biasanya rame dimanapun itu . Tapi gue
pikir yasudahlah yang penting gue sampe dulu di tujuan , nyampe lah kita
sekitar jam 02.00 tengah malam wooooow amazing banget kan yang harusnya
masih tidur itu gue harus kelayapan di kota orang hehe , kita menuju
mesjid agung terkebih dahulu untuk beristirahat dan gue ternyata ga satu
mobil sama om Fai yang bawa gue , tapi disitu ada hikmahnya gue bisa
ketemu sama Rima dan Eno mereka yang menemani gue selama perjalanan di
sana .... dan setelah kita ngobrol sana sini dan ternyataaaaaa gue sama
Rima mempunyai hobi yang sama dan disitulah mulai kekonyolan kami
dimulai hehe ....
| dian , rima , eno pas diperjalanan |
| dian , rima , eno di tiba di curug madakaripura |
Kamis, 10 Juli 2014
Lirik Lagu Dewi Sandra - Aku Pulang
Dengarlah suaraNya memanggil namamu
Coba lihat cahayaNya, sinari hatimu
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Aku pulang, aku pulang
Aku pulang, aku pulang
Kembali kepadaNya
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Aku pulang, aku pulang
Aku pulang, aku pulang
Kembali kepadaNya
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Coba lihat cahayaNya, sinari hatimu
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Aku pulang, aku pulang
Aku pulang, aku pulang
Kembali kepadaNya
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Aku pulang, aku pulang
Aku pulang, aku pulang
Kembali kepadaNya
Dengarlah Dia, rasakan Dia
Rahasia cinta semesta
Bukan rahasia, ya Sang Maha Esa
Lihat dengan hati terbuka
Kembali kepadaNya
Langganan:
Postingan (Atom)